Lewati ke konten utama
MPASI

Santan di MPASI: Kenapa Lemak Justru Dibutuhkan Anak

1 November 20262 menit baca

Poin penting

  • 1.Lemak dianjurkan menyumbang 30-45% total kalori MPASI menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A(K).
  • 2.AAP menyebut lemak tidak dibatasi untuk anak di bawah 2 tahun.
  • 3.Pedoman Kemenkes memasukkan santan sebagai komponen lemak, sejajar dengan minyak.
  • 4.Berat anak ditentukan total pola makan, bukan satu bahan saja.

Pertanyaan yang paling sering masuk: boleh pakai santan?

Moms, salah satu pertanyaan yang paling sering sampai ke aku soal MPASI adalah apakah santan boleh dipakai untuk memasak. Alasan di baliknya hampir selalu sama. Santan terbayang sebagai bahan yang berlemak, lalu muncul rasa takut anak jadi gemuk.

Aku paham kekhawatiran itu, dan menurutku wajar sekali kalau Moms menanyakannya. Hanya saja, patokan resmi yang ada justru berjalan ke arah yang berlawanan dari rasa takut tersebut. Lemak memang termasuk zat yang dibutuhkan dalam MPASI.

Angka 30-45% dari dr. Meta Hanindita

Untuk komposisi energi MPASI, lemak dianjurkan menyumbang sekitar 30-45% dari total kalori. Angka ini disampaikan oleh dr. Meta Hanindita, Sp.A(K). Jadi lemak bukan pelengkap kecil di piring anak, melainkan penyumbang energi yang porsinya cukup besar.

Selain itu, AAP menyebut bahwa untuk anak di bawah 2 tahun, asupan lemak tidak dibatasi. Batas ketat yang sering kita bayangkan itu ternyata tidak berlaku di usia ini. Rasa takut kita sebagai orang tua kadang memang lebih ketat daripada aturannya sendiri.

Posisi santan dalam pedoman Kemenkes

Di pedoman Kemenkes, santan dihitung sebagai komponen lemak dan diletakkan sejajar dengan minyak. Contoh resep resminya bahkan memakai santan sebanyak 30 ml per porsi untuk anak usia 6-8 bulan.

Dari situ aku melihat santan bukan bahan yang menyelinap masuk tanpa izin. Ia memang bagian dari komposisi yang sudah dirancang. Kalau pedoman resmi saja memakainya dalam contoh, rasanya tidak perlu lagi kita memperlakukannya seperti bahan terlarang.

Berat badan anak dilihat dari pola makan, bukan satu bahan

Berat anak tidak ditentukan oleh satu jenis bahan makanan. Yang berpengaruh adalah total pola makannya secara keseluruhan. Karena itu menyalahkan santan sendirian kurang tepat.

Yang justru perlu dijaga adalah jangan sampai lemak hilang sama sekali dari menu anak hanya karena orang tuanya takut. Masa ini adalah fase pertumbuhan otak yang paling pesat. Sayang sekali kalau kebutuhan lemaknya malah terabaikan di saat yang penting itu.

Santan atau minyak, keduanya terhitung lemak

Jadi kesimpulannya cukup sederhana. Memakai santan boleh, memakai minyak juga boleh, dan keduanya sama-sama masuk dalam hitungan lemak. Moms tidak perlu memilih salah satu karena merasa yang satu lebih berbahaya.

Yang menjadi patokan adalah takaran, bukan rasa takut. Kalau Moms masih bingung soal takaran yang pas untuk anak sendiri, tanyakan langsung ke dokter anak yang memeriksanya.

Catatan penting dari aku

Tulisan ini aku buat sebagai edukasi dan rangkuman dari informasi yang aku bagikan di Threads. Isinya bukan pengganti pemeriksaan atau konsultasi dengan dokter. Untuk kondisi dan kebutuhan spesifik anak Moms, selalu tanyakan kepada tenaga kesehatan yang menangani.

Pertanyaan yang sering muncul

Bolehkah MPASI dimasak dengan santan?

Boleh. Di pedoman Kemenkes, santan masuk komponen lemak sejajar dengan minyak. Contoh resep resminya memakai santan 30 ml per porsi untuk usia 6-8 bulan.

Apakah santan membuat anak jadi gemuk?

Berat anak ditentukan oleh total pola makannya, bukan satu bahan saja. AAP juga menyebut lemak tidak dibatasi untuk anak di bawah 2 tahun.

Berapa porsi lemak yang dianjurkan dalam MPASI?

Menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A(K), lemak dianjurkan menyumbang 30-45% total kalori MPASI. Santan dan minyak sama-sama dihitung sebagai lemak, dan takaran yang menjadi patokan.

Sumber

  • •dr. Meta Hanindita, Sp.A(K): anjuran komposisi lemak 30-45% total kalori MPASI
  • •AAP (American Academy of Pediatrics): lemak tidak dibatasi untuk anak di bawah 2 tahun
  • •Pedoman Kemenkes: santan sebagai komponen lemak dan contoh resep MPASI usia 6-8 bulan

Versi asli tulisan ini ada di Threads

Mau baca versi ringkasnya yang aku tulis dalam bentuk utas? Silakan mampir ke Threads di dan ikut berdiskusi di sana.

Cek utas aslinya di Threads

Di Threads kamu bisa ikut diskusi di kolom komentar. Artikel di halaman ini adalah versi tulis ulang yang lebih panjang, bukan salinan utas.

Kalau mau lebih lengkap

Rangkuman Lengkap: Panduan Praktis MPASI

Panduan praktis, resep pangan lokal, mitos vs fakta, sampai tips GTM

Artikel ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau ada yang membuatmu khawatir, bawa catatannya ke dokter anak, bidan, atau posyandu.

Artikel lain di topik yang sama