Lewati ke konten utama
Panduan MPASI

Porsi MPASI per Usia: Tabel Frekuensi dan Takaran 6-24 Bulan

Dirangkum dari pedoman Kemenkes RI · diperbarui 24 Oktober 2026

Porsi MPASI bertambah mengikuti usia: di 6 sampai 8 bulan bayi makan 2 kali utama plus 1 selingan, mulai 2 sampai 3 sendok makan per kali makan; di 9 sampai 11 bulan menjadi 3 kali utama plus 1 sampai 2 selingan dengan porsi setengah mangkuk (200 gram); dan di 12 sampai 23 bulan 3 kali utama plus 2 selingan dengan porsi satu mangkuk penuh (300 gram). Angka ini rangkuman pedoman Kemenkes RI; yang sama pentingnya dengan takaran adalah tekstur yang naik dan kelengkapan piring.

Tabel porsi dan frekuensi MPASI per usia

Porsi dan frekuensi MPASI per usia (rangkuman pedoman Kemenkes RI)
UsiaFrekuensi makan utamaFrekuensi selinganPorsi per kali makan
6 sampai 8 bulan2 kali sehari1 kali sehariMulai 2 sampai 3 sendok makan, naik bertahap sampai 4 sampai 5 sendok makan (100 gram per kali makan)
9 sampai 11 bulan3 kali sehari1 sampai 2 kali sehariSetengah mangkuk (200 gram per kali makan)
12 sampai 23 bulan3 kali sehari2 kali sehariSatu mangkuk penuh (300 gram per kali makan)

Tekstur naik seiring usia

Ringkasnya: lumat di 6 sampai 8 bulan, cincang halus di 9 sampai 11 bulan, dan makanan keluarga di 12 sampai 23 bulan.

Tekstur makanan yang menyertai tiap rentang usia
UsiaTeksturContohnya
6 sampai 8 bulanLumat (bubur halus menuju bertekstur)Bubur beras lumat, buah dikupas dan ditumbuk
9 sampai 11 bulanCincang halus dan kasarNasi tim, potongan buah lembut
12 sampai 23 bulanMakanan keluargaNasi dengan lauk keluarga yang digiling kasar

Takaran penting, tapi komposisi piring lebih penting

Ringkasnya: porsi besar belum berarti gizi lengkap; empat kelompok makanan harus ada semua di piring.

Satu porsi MPASI yang lengkap berisi karbohidrat, protein hewani, lemak, serta sayur atau buah. Komposisi kalorinya sekitar karbohidrat 35 sampai 60 persen, protein 10 sampai 15 persen, dan lemak 30 sampai 45 persen. Untuk anak di bawah 2 tahun, AAP menegaskan lemak dan kolesterol tidak dibatasi karena otak dan saraf anak tumbuh dari lemak.

Kesalahan yang paling umum justru terjadi saat porsi sudah “terlihat penuh”: nasi dan sayur banyak, tetapi protein hewani dan lemaknya hampir tidak ada. Kalau komposisi piring sudah baik dan berat badan tetap tidak naik, bawa catatan makan anak ke dokter spesialis anak.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa porsi MPASI untuk bayi 6 bulan?

Di awal MPASI, porsinya masih sangat kecil: mulai 2 sampai 3 sendok makan per kali makan, lalu naik bertahap sampai sekitar 100 gram di usia 8 bulan. Frekuensinya 2 kali makan utama dan 1 kali selingan per hari. Yang penting bukan banyaknya di awal, tapi konsistensi dan naiknya tekstur.

Kenapa porsi anakku sudah besar tapi berat badan tetap seret?

Porsi besar belum tentu sepadan secara gizi. Periksa apakah protein hewani dan lemaknya ada di piring, karena piring penuh nasi dan sayur saja tidak memenuhi kebutuhan. Kalau komposisi sudah baik dan berat tetap tidak naik, bawa catatan makan dan hasil timbangan ke dokter spesialis anak.

Apakah harus menimbang makanan anak tiap suap?

Tidak perlu. Sendok makan dan mangkuk kecil sudah cukup sebagai takaran. Yang lebih menentukan adalah kelengkapan piring: karbohidrat, protein hewani, lemak, serta sayur atau buah ada semuanya.

Kapan frekuensi MPASI ditambah?

Mengikuti usia: 2 kali utama plus 1 selingan di usia 6 sampai 8 bulan, menjadi 3 kali utama plus 1 sampai 2 selingan di usia 9 sampai 11 bulan, lalu 3 kali utama plus 2 selingan di usia 12 sampai 23 bulan. Selingan bagian dari total gizi harian, bukan camilan sembarangan.

Sumber

  • •Kemenkes RI, Pedoman Gizi Seimbang dan Buku Saku Pegawai Kesehatan: angka kecukupan dan takaran porsi MPASI per kelompok usia (6 sampai 8 bulan, 9 sampai 11 bulan, 12 sampai 23 bulan).
  • •Buku Resep Makanan Lokal Bayi, Balita dan Ibu Hamil, Kemenkes RI (2023).
  • •AAP (American Academy of Pediatrics): lemak dan kolesterol tidak dibatasi untuk anak di bawah 2 tahun.

Kalau mau lebih lengkap

Rangkuman Lengkap: Panduan Praktis MPASI

Panduan praktis, resep pangan lokal, mitos vs fakta, sampai tips GTM

Panduan ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Takaran tiap anak bisa berbeda; bawa catatanmu ke dokter anak, bidan, atau posyandu.

Lanjut baca soal MPASI