Poin penting
- 1.Pedoman Kemenkes RI 2023 mengutamakan lauk hewani dan menyediakan lima pilihan dengan takaran per kelompok usia.
- 2.Lima lauk itu bisa saling ditukar, dan minimal tiga di antaranya sebaiknya diputar setiap pekan.
- 3.Hati ayam sering lebih murah daripada daging sapi, padahal kandungan zat besinya paling tinggi.
- 4.Variasi adalah bagian dari prinsip MPASI resmi, jadi menu berulang hanya soal jadwal rotasi yang belum terbentuk.
Kenapa menu MPASI di rumah terasa muter di situ-situ saja
Moms, pernah merasa menu MPASI si kecil begitu-begitu terus? Aku paham rasanya, apalagi saat harus memikirkan isi mangkuk anak setiap hari.
Kabar baiknya, pedoman resmi Kemenkes RI 2023 sebenarnya sudah menyiapkan lima pilihan lauk hewani lengkap dengan takarannya. Pedoman itu juga menyediakan satuan penukar, jadi kamu tinggal mengganti satu lauk dengan lauk lain.
Takaran lima lauk hewani untuk bayi 6 sampai 8 bulan
Pedoman Kemenkes RI 2023 menempatkan lauk hewani sebagai prioritas. Untuk usia 6 sampai 8 bulan, angkanya begini: ikan 40 gram, daging sapi 30 gram, ayam 40 gram, hati ayam 35 gram, dan telur 50 gram.
Untuk telur, 50 gram itu setara satu butir ukuran sedang. Angka-angka ini bisa kamu jadikan pegangan awal supaya tidak menebak-nebak.
Takaran ikut naik di usia 9 bulan sampai 23 bulan
Seiring bertambahnya usia anak, porsi lauknya ikut naik. Pada usia 9 sampai 11 bulan, pedoman menyebut ikan 50 gram, daging 40 gram, telur 60 gram, hati 45 gram, dan ayam 50 gram.
Lalu untuk usia 12 sampai 23 bulan: ikan 60 gram, daging 50 gram, telur 60 gram, hati 55 gram, dan ayam 60 gram. Semua angka ini bersumber dari Kemenkes RI 2023.
Contoh rotasi seminggu dan alasan hati ayam layak masuk daftar
Dalam praktiknya, putar minimal tiga dari lima pilihan lauk itu setiap pekan. Contohnya, ayam di hari Senin, ikan kembung di hari Rabu, telur di hari Jumat, lalu hati ayam saat akhir pekan.
Soal hati ayam, harganya sering lebih murah daripada daging sapi. Padahal kandungan zat besinya justru yang paling tinggi, jadi sayang kalau terlewat.
Menu yang berulang bukan berarti kamu malas
Variasi makanan bukan sekadar pelengkap. Ia termasuk prinsip MPASI resmi, yaitu memperhatikan usia, jumlah, frekuensi, tekstur, dan variasi, sebagaimana tertulis di pedoman Kemenkes RI 2023.
Jadi kalau menu di rumah terasa berputar di hal yang sama, itu tidak menandakan kamu kurang usaha. Yang belum ada hanyalah jadwal rotasinya, dan itu bisa dibuat pelan-pelan.
Mulai dari bahan yang ada di pasar dekat rumah
Kamu tidak perlu buru-buru mencari bahan eksotis selama lima pilihan dasar tadi belum habis diputar. Mulailah dari yang tersedia di pasar dekat rumah, karena gizi yang cukup tidak harus mahal.
Tulisan ini hanya edukasi dan berbagi pengalaman, bukan pengganti pemeriksaan atau saran dari dokter. Kalau kamu punya kekhawatiran soal kebutuhan makan atau kondisi anakmu, konsultasikan langsung ke dokter atau tenaga kesehatan.
Pertanyaan yang sering muncul
Lauk hewani apa saja yang ada di pedoman MPASI Kemenkes RI 2023?
Ada lima pilihan: ikan, daging sapi, telur, hati ayam, dan ayam. Kelimanya punya takaran yang berbeda sesuai kelompok usia. Pedoman juga menyediakan satuan penukar sehingga lauk bisa diganti-ganti.
Berapa takaran telur untuk bayi 6 sampai 8 bulan?
Menurut pedoman Kemenkes RI 2023, takarannya 50 gram, setara satu butir telur ukuran sedang. Saat anak masuk usia 9 bulan sampai 23 bulan, takaran telur menjadi 60 gram.
Seberapa sering lauk hewani sebaiknya diganti dalam seminggu?
Aku menyarankan memutar minimal tiga dari lima pilihan lauk setiap pekan. Contohnya ayam hari Senin, ikan kembung hari Rabu, telur hari Jumat, dan hati ayam di akhir pekan.
Sumber
- •Pedoman MPASI Kemenkes RI 2023
Versi asli tulisan ini ada di Threads
Mau versi singkat yang bisa langsung kamu simpan? Baca utas aslinya di Threads MomsyCorner lewat tautan dan ceritakan menu rotasimu di kolom komentar.
Cek utas aslinya di ThreadsDi Threads kamu bisa ikut diskusi di kolom komentar. Artikel di halaman ini adalah versi tulis ulang yang lebih panjang, bukan salinan utas.
Panduan terkait
Tabel porsi dan frekuensi MPASI per usia (6-24 bulan)Kalau mau lebih lengkap
Rangkuman Lengkap: Panduan Praktis MPASI
Panduan praktis, resep pangan lokal, mitos vs fakta, sampai tips GTM
Artikel ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau ada yang membuatmu khawatir, bawa catatannya ke dokter anak, bidan, atau posyandu.