Poin penting
- 1.WHO, Kemenkes, dan IDAI sepakat MPASI dimulai di usia 6 bulan.
- 2.Sebelum 6 bulan, ASI atau susu formula tetap menjadi sumber makanan utama.
- 3.MPASI dini artinya MPASI yang diberikan di bawah usia 4 bulan, menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A(K).
- 4.Memberi makanan sebelum 4 bulan tidak dianjurkan karena usus dan kemampuan menelan belum siap.
- 5.Pada usia 4 sampai 5 bulan, MPASI hanya boleh atas saran dokter setelah ada evaluasi dan indikasi.
Kenapa jawaban soal MPASI di media sosial bikin bingung
Moms, kalau bayimu sudah lewat lima bulan dan kamu mulai bertanya-tanya kapan boleh diperkenalkan makanan, kamu tidak sendirian. Di media sosial, jawaban yang beredar berbeda-beda. Perbedaan itulah yang membuat banyak orang tua jadi ragu mau percaya yang mana.
Aku sendiri baru paham duduk perkaranya setelah membaca penjelasan dokter anak. Ternyata ada satu istilah yang sering salah dipakai. Salah paham soal istilah ini bisa membuat kita sebagai orang tua cemas sendiri, padahal duduk soalnya lebih sederhana.
Usia 6 bulan menurut WHO, Kemenkes, dan IDAI
Dari semua jawaban yang beredar, hanya ada satu pegangan resmi. WHO, Kemenkes, dan IDAI sepakat bahwa MPASI dimulai di usia 6 bulan. Tiga lembaga itu sejalan, jadi kamu tidak perlu lagi menimbang-nimbang suara yang saling bertentangan.
Lalu bagaimana dengan makanan bayi sebelum usia itu? Sumber utamanya masih ASI atau susu formula. Jadi sampai 6 bulan, keduanya tetap menjadi andalan si kecil.
Apa sebenarnya arti istilah MPASI dini
Istilah yang aku maksud tadi adalah MPASI dini. Menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A(K), MPASI dini adalah MPASI yang diberikan saat bayi berusia di bawah 4 bulan. Batas istilah ini ada di angka 4 bulan, bukan di angka 6 bulan.
Artinya, kalau seorang anak mulai diberi makan tepat di usia 4 bulan, hal itu tidak termasuk MPASI dini. Istilah ini memang sering salah dipakai, padahal definisinya lebih sempit dari yang dibayangkan banyak orang. Dengan memahami batasnya, Moms bisa menyaring informasi dengan kepala lebih dingin.
Memberi makanan sebelum 4 bulan jelas tidak dianjurkan
Ada satu hal yang tegas dan tidak abu-abu. Memberi makanan kepada bayi sebelum usia 4 bulan tidak dianjurkan. CDC menyebut praktik ini tidak direkomendasikan.
Alasannya menyangkut kesiapan tubuh si kecil. Usus dan kemampuan menelan bayi belum siap pada usia tersebut. Jadi larangan ini bukan sekadar soal aturan, melainkan soal kondisi tubuh bayi yang memang belum mendukung.
Usia 4 sampai 5 bulan: boleh, tapi tidak atas keputusan sendiri
Pertanyaan berikutnya yang sering muncul: bagaimana kalau usia bayi sudah 4 sampai 5 bulan, apakah boleh? Jawabannya boleh, tetapi keputusannya bukan di tangan orang tua sendiri. Pemberian di rentang usia ini hanya atas saran dokter.
Dokter akan mengevaluasi tanda kesiapan bayi lebih dulu. Selain itu harus ada indikasi, misalnya kenaikan berat badan yang kurang optimal. Jadi kalau kamu merasa sudah waktunya, langkah pertamanya adalah berkonsultasi dengan dokter, bukan memulai sendiri.
Satu hal lagi dari aku. Tulisan ini edukasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Untuk kondisi bayimu secara khusus, tanyakan langsung kepada dokter anak yang menanganinya.
Pertanyaan yang sering muncul
Kapan sebenarnya MPASI boleh dimulai?
WHO, Kemenkes, dan IDAI sepakat MPASI dimulai di usia 6 bulan. Sebelum itu, ASI atau susu formula masih menjadi sumber utama makanan bayi.
Apa itu MPASI dini?
Menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A(K), MPASI dini adalah MPASI yang diberikan di bawah usia 4 bulan. Jadi anak yang mulai diberi makan di usia 4 bulan tidak termasuk MPASI dini.
Bolehkah bayi 4 sampai 5 bulan mulai MPASI?
Boleh, tetapi hanya atas saran dokter. Dokter akan menilai tanda kesiapan bayi dan melihat ada tidaknya indikasi, misalnya kenaikan berat badan yang kurang optimal.
Sumber
- •WHO, Kemenkes, dan IDAI (MPASI dimulai di usia 6 bulan)
- •dr. Meta Hanindita, Sp.A(K) (definisi MPASI dini)
- •CDC (pemberian makanan sebelum 4 bulan tidak direkomendasikan)
Versi asli tulisan ini ada di Threads
Mau baca versi singkat dan aslinya? Aku menuliskannya sebagai utas di Threads, silakan mampir ke
Cek utas aslinya di ThreadsDi Threads kamu bisa ikut diskusi di kolom komentar. Artikel di halaman ini adalah versi tulis ulang yang lebih panjang, bukan salinan utas.
Panduan terkait
Tabel porsi dan frekuensi MPASI per usia (6-24 bulan)Kalau mau lebih lengkap
Rangkuman Lengkap: Panduan Praktis MPASI
Panduan praktis, resep pangan lokal, mitos vs fakta, sampai tips GTM
Artikel ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau ada yang membuatmu khawatir, bawa catatannya ke dokter anak, bidan, atau posyandu.