Poin penting
- 1.Anak yang bersembunyi di bahu ibu sedang mengukur situasi, belum tentu pemalu.
- 2.Perbedaan anak yang cepat ramah dan yang lambat memanas hanya soal kecepatan, bukan kemampuan sosial.
- 3.Temperamen berbeda sejak lahir, dan kedua jalur itu sama-sama normal.
- 4.Label pemalu yang terus didengar bisa membuat anak memercayainya.
- 5.Orang tua cukup menjadi tempat pulang yang aman dan mendukung dari belakang.
Bahu ibu bukan tempat sembunyi anak pemalu
Moms, pernah melihat anak yang langsung menempel di bahu ibunya ketika bertemu orang baru? Banyak orang spontan menyebutnya pemalu. Menurut aku, kesimpulan itu terlalu cepat.
Yang sedang terjadi sebenarnya lebih sederhana. Anak itu sedang mengukur situasi, memperhatikan siapa yang ada di depannya sebelum memutuskan langkah berikutnya. Dia belum mau bergerak sebelum keadaan terasa aman.
Wajar kalau awalnya terlihat canggung di depan orang lain. Tetapi itu belum cukup alasan untuk buru-buru memberi cap pada anak.
Rasa aman dulu, baru berani bermain dan bertanya
Anak yang menempel di bahu ibu biasanya perlu merasa aman lebih dulu. Setelah rasa itu muncul, barulah dia mau bermain, mengajukan pertanyaan, dan ikut aktivitas bersama orang lain. Urutan itu penting baginya.
Jadi perbedaan antara dia dan anak yang langsung ramah hanya ada pada kecepatan pemanasan. Kemampuan sosialnya tidak berkurang sedikit pun. Dia hanya memulai dengan langkah yang lebih pelan.
Karena itu, aku lebih suka menyebutnya anak yang butuh pemanasan lebih panjang. Sebutan itu menggambarkan keadaannya dengan jujur dan tidak menutup kemungkinan apa pun untuk ke depannya.
Temperamen yang berbeda sejak lahir
Setiap anak membawa temperamen yang berbeda sejak lahir. Ada anak yang langsung ramah pada siapa saja. Ada juga yang perlu belasan menit sebelum merasa nyaman.
Dua-duanya normal, Moms. Anak yang cepat akrab tidak otomatis lebih pintar bergaul daripada anak yang lebih lambat memanas. Jalur keduanya memang berbeda.
Kalau kamu membandingkan anakmu dengan anak lain di sebuah pertemuan, ingat bahwa yang terlihat adalah dua temperamen. Itu bukan dua tingkat kemampuan sosial.
Orang tua sebagai tempat pulang, bukan pelatih
Arahan parenting dari CDC menekankan satu hal, yaitu lingkungan yang aman dan bisa diprediksi. Lingkungan seperti itu menjadi dasar bagi anak untuk mulai menjelajah. Anak berani melangkah keluar karena tahu ada tempat yang stabil untuk kembali.
Di situlah peran orang tua. Kamu menjadi tempat pulang bagi anak, bukan pelatih yang memaksanya langsung menyapa. Dorongan untuk menyapa saat itu juga justru berlawanan dengan rasa aman yang sedang dia cari.
Saat anakmu bersembunyi di bahumu, tetaplah berdiri di sana dengan tenang. Kehadiranmu sudah menjadi bagian dari prosesnya.
Label pemalu lebih perlu diwaspadai daripada sifatnya
Yang perlu diwaspadai bukan sifat anaknya, melainkan labelnya. Memanas dengan pelan itu wajar. Label yang menetap itulah yang berisiko.
Kalau anak terus mendengar bahwa dia pemalu, dia bisa tumbuh dengan percaya begitu. Padahal dia hanya butuh waktu. Kata yang terdengar ringan di depan anak bisa membentuk caranya memandang dirinya sendiri.
Karena itu, aku mengajak kamu memperhatikan kalimat yang diucapkan di dekat anak, termasuk kalimat dari orang lain.
Kalau ada yang berkomentar anakmu pemalu
Suatu saat mungkin ada orang yang berkata, kok anakmu pemalu ya. Kamu tidak perlu merasa gagal saat mendengarnya. Anakmu tidak sedang bermasalah, dia sedang bekerja dengan caranya sendiri.
Dukung dia dari belakang. Dia akan keluar sendiri, pada waktunya. Tugasmu adalah menemaninya selama proses itu berjalan.
Tulisan ini bersifat edukasi dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau kamu punya kekhawatiran tentang perkembangan anakmu, bicarakan langsung dengan dokter.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah anak yang bersembunyi di bahu ibu saat bertemu orang baru itu pemalu?
Belum tentu. Anak itu sedang mengukur situasi dan butuh waktu untuk merasa aman sebelum mau bermain atau bertanya. Bedanya hanya pada kecepatan pemanasan, bukan kemampuan sosialnya.
Apakah anak yang lama beradaptasi kurang pintar bergaul?
Tidak. Setiap anak membawa temperamen yang berbeda sejak lahir, ada yang langsung ramah dan ada yang perlu belasan menit. Dua-duanya normal, dan jalurnya memang berbeda.
Bagaimana kalau ada orang yang bilang anakku pemalu?
Kamu tidak perlu merasa gagal. Dukung anak dari belakang dan hindari membiarkan label itu menempel padanya. Dia akan keluar sendiri, pada waktunya.
Sumber
- •Arahan parenting CDC tentang lingkungan yang aman dan bisa diprediksi (disebut di utas asli, tanpa rincian dokumen).
Versi asli tulisan ini ada di Threads
Versi singkat tulisan ini aku bagikan dalam bentuk utas di Threads. Kalau mau membaca aslinya, buka
Cek utas aslinya di ThreadsDi Threads kamu bisa ikut diskusi di kolom komentar. Artikel di halaman ini adalah versi tulis ulang yang lebih panjang, bukan salinan utas.
Kalau mau lebih lengkap
AI Tanya Jawab MPASI (Sumber Kredibel)
Tanya jawab MPASI bersama Momsy-Ami
Artikel ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau ada yang membuatmu khawatir, bawa catatannya ke dokter anak, bidan, atau posyandu.