Poin penting
- 1.Anak usia 12 sampai 23 bulan butuh tambahan energi sekitar 550 kkal per hari, dan tidak semuanya bisa dipenuhi dari susu.
- 2.Usia 12 bulan adalah awal fase makanan keluarga, jadi tekstur bubur sudah waktunya ditinggalkan bertahap.
- 3.Satu kali makan idealnya lengkap: sekitar 50 sampai 70 gram nasi, satu protein hewani, sayur, dan lemak dari minyak atau santan.
- 4.Penolakan terhadap tekstur baru tidak permanen, jadi coba lagi di hari atau sesi lain tanpa memaksa.
Tambahan 550 kkal di usia 1 tahun, dan susu saja tidak cukup
Moms, ada satu angka dari Kemenkes RI 2023 yang membuatku berhenti sejenak saat menyusun materi ini. Anak usia 12 sampai 23 bulan membutuhkan tambahan energi sekitar 550 kkal setiap hari.
Tidak semua tambahan itu bisa datang dari susu. Sebagian harus dipenuhi lewat makanan, sehingga cara makan anak perlu ikut berubah begitu ia berusia 12 bulan.
Usia 12 bulan sudah waktunya meninggalkan fase bubur
Ketika menginjak 12 bulan, anak sebenarnya sudah melewati masa MPASI bertekstur bubur. Ia masuk ke tahap makanan keluarga, yaitu menu yang mirip dengan hidangan di meja makanmu.
Jadi teksturnya tidak lagi dilumatkan atau dicincang halus. Makanan yang kamu santap bersama keluarga itulah yang kini menjadi acuan untuk si kecil.
Jadwal dan porsi makan anak 12 sampai 23 bulan
Kemenkes RI 2023 memberi patokan yang cukup jelas untuk rentang usia ini. Anak makan utama 3 sampai 4 kali sehari, ditambah 1 sampai 2 kali selingan.
Satu porsinya berkisar 175 sampai 250 ml, atau setara tiga perempat sampai satu cangkir. Pola inilah yang sejalan dengan tambahan energi sekitar 550 kkal tadi.
Tekstur yang jalan di tempat adalah hal yang sering terlewat
Menurutku, yang sering luput bukan jumlah suapan. Masalahnya ada pada tekstur yang tidak pernah naik, sebab orang tua takut anak tersedak. Akibatnya, ada anak yang sampai 18 bulan masih disuapi bubur encer.
Kemenkes menyusun urutannya begini: usia 6 sampai 8 bulan makanan disaring dan dilumatkan, usia 9 sampai 11 bulan cincang halus atau kasar plus finger food, lalu usia 12 sampai 23 bulan makanan keluarga. Kemampuan mengunyah dilatih sedikit demi sedikit, tidak muncul tiba-tiba.
Isi piring per kali makan: lengkap, bukan penuh
Untuk gambaran praktis, setiap kali makan anak bisa mendapat sekitar 50 sampai 70 gram nasi sebagai karbohidrat. Lalu tambahkan satu sumber protein hewani dan sayur secukupnya.
Jangan lupa lemak dari minyak atau santan yang ada di menunya. Yang kita kejar adalah piring yang komplet gizinya, bukan piring yang menggunung.
Kalau anak menolak tekstur baru, belum terlambat untuk mencoba lagi
Saat anak menolak tekstur baru, itu bukan penolakan selamanya. Tawarkan lagi di hari lain atau di sesi makan berikutnya, dan hindari memaksa di sesi yang sama.
Jadi kalau anakmu sudah 1 tahun tetapi masih makan bubur, kamu belum terlambat. Cukup ubah satu hal: naikkan teksturnya pelan-pelan dan beri dia kesempatan belajar mengunyah sesuai usianya.
Tulisan ini bersifat edukasi dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau kamu punya kekhawatiran soal tumbuh kembang atau kebiasaan makan anak, konsultasikan langsung dengan dokter.
Pertanyaan yang sering muncul
Anak 1 tahun saya masih makan bubur, apakah sudah terlambat naik tekstur?
Belum terlambat, Moms. Yang perlu diubah hanya satu, yaitu menaikkan tekstur makanannya pelan-pelan. Biarkan anak belajar mengunyah sesuai usianya.
Berapa kali anak usia 12 sampai 23 bulan makan dalam sehari?
Menurut Kemenkes RI 2023, anak makan utama 3 sampai 4 kali sehari plus 1 sampai 2 kali selingan. Porsinya sekitar 175 sampai 250 ml, atau tiga perempat sampai satu cangkir.
Anak menolak tekstur baru, apa yang sebaiknya aku lakukan?
Penolakan itu bukan penolakan permanen. Coba tawarkan lagi di hari lain atau di sesi makan yang berbeda. Hindari memaksa di sesi yang sama.
Sumber
- •Kemenkes RI 2023
Versi asli tulisan ini ada di Threads
Kalau kamu mau versi singkat dan padat dari pembahasan ini, baca utas aslinya di Threads. Di sana aku merangkum poin-poinnya satu per satu dengan ringkas.
Cek utas aslinya di ThreadsDi Threads kamu bisa ikut diskusi di kolom komentar. Artikel di halaman ini adalah versi tulis ulang yang lebih panjang, bukan salinan utas.
Panduan terkait
Tabel porsi dan frekuensi MPASI per usia (6-24 bulan)Kalau mau lebih lengkap
Rangkuman Lengkap: Panduan Praktis MPASI
Panduan praktis, resep pangan lokal, mitos vs fakta, sampai tips GTM
Artikel ini untuk belajar dan menemani, bukan pengganti pemeriksaan dokter. Kalau ada yang membuatmu khawatir, bawa catatannya ke dokter anak, bidan, atau posyandu.