Banyak ibu yang baru pertama kali menghadapi fase MPASI (Makanan Pendamping ASI) merasa bingung dan panik memikirkan menu apa yang harus dimasak, panci merk apa yang harus dibeli, atau mangkok silikon apa yang paling estetik.
Padahal, persiapan yang paling utama justru ada pada mental sang ibu dan kesiapan fisik si kecil itu sendiri. IDAI dan WHO menekankan pentingnya melihat tanda kesiapan makan bayi: kepala sudah tegak, refleks menjulurkan lidah berkurang, dan mulai tertarik pada makanan.
Selain itu, persiapan mental ibu sangat krusial. Perjalanan MPASI tidak selalu mulus. Akan ada hari di mana anak lahap, dan ada hari di mana anak menolak makan (GTM). Menyiapkan ekspektasi bahwa ini adalah proses belajar bagi bayi—bukan sekadar proses memasukkan makanan sebanyak-banyaknya—akan membuat ibu jauh lebih rileks.
Jadi, sebelum memborong semua peralatan MPASI, mari kita siapkan ilmu dasar tentang tekstur, porsi, dan jadwal makan yang direkomendasikan.
Disclaimer: Artikel ini ditulis untuk tujuan edukasi dan referensi umum berdasarkan panduan IDAI dan WHO. Selalu konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk kondisi medis spesifik.